Minat Baca Tulis al-Quran dan Implikasinya terhadap proses pembelajaran Agama Islam

A.     Latar Belakang Masalah

Bentuk dari perintah pertama dan utama yang berasal dari Allah Swt. kepada Nabi Muhammad Saw, yakni membaca. “Membaca” dalam aneka maknanya sebagaimana yang diungkapkan oleh Quraish Shihab, adalah syarat pertama dan utama pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta syarat utama membangun peradaban.[1] Tentunya membaca sangat terkait dengan bahan bacaan yang terdapat dalam buku. Sebagaimana pepatah lama mengatakan, buku adalah gudang ilmu, dan membaca adalah kunci untuk memasukinya.

Dari dua alur pemikiran ini dapat dilihat betapa erat kaitan antara buku dan aktivitas membaca. Dengan kata lain buku tanpa aktivitas membaca adalah nihil hasilnya. Di lain pihak, membaca dapat dilakukan tanpa buku, karena makna membaca yang demikian luas terhadap segala aspek kehidupan yang tampak maupun yang tidak nampak merupakan obyek bacaan bagi manusia.

Aktivitas membaca yang dilakukan, tidak akan berhasil tanpa adanya minat baca pada anak atau peserta didik. Minat sebagaimana adalah perpaduan keinginan dan kemauan yang dapat berkembang jika ada motivasi atau dorongan.[1] Dalam aktivitas membaca, maka sangat dibutuhkan motivasi untuk menumbuhkan minat membaca anak. Hal ini dapat terjadi jika anak memiliki ketertarikan dan merasakan bahwa kegiatan membaca merupakan hal menyenangkan dan untuk kemudian merasakan manfaat membaca pada dirinya.

Sementara membaca merupakan suatu kegiatan fisik dan mental. Fisik melibatkan mata, tangan dan gerakan mata atau tangan sedang kegiatan mental adalah turut sertanya kegiatan otak dan emosi dalam membaca. Dengan membaca, seseorang dapat bertambah wawasan dan pengetahuannya, marah, tertawa, terseyum dan sebagainya. Berbagai macam buku baik berupa buku mata pelajaran, cerita bergambar, komik, novel cerita rakyat dan sebagainya.

Aktivitas membaca, memberikan pengaruh yang besar terhadap perkembangan kognitif dan mental anak. Dengan adanya bacaan yang mendukung, anak akan lebih mudah dalam menerima dan mengaitkan informasi-informasi yang ditemukannya dalam bacaan buku-buku yang saling berhubungan dengan pembelajaran yang dialaminya secara formal. Minat baca terhadap buku-buku agama, dengan sendirinya akan memberikan asosiasi informasi yang saling berhubungan dan memberikan pemahaman yang lebih kompleks kepada anak tentang informasi yang diterimanya dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di kelas.

Dengan melihat kenyataan dan fakta di lapangan bahwa, maka untuk materi selengkapnya silahkan menghubungi 085240571515…….he…he


[1] Tampubolon, Mengembangkan Minat dan Kebiasaan Membaca pada Anak, (Bandung: Angkasa, 2000), h. 41


[1] M. Quraish Shihab, Wawasan Al-Qur’an, Tafsir Maudlu’i atas Pelbagai Persoalan Umat, (Bandung: Mizan, 2000), h. 6

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: